Tentang kami
Nafis Coffee lahir dari kebiasaan sederhana: menyangrai sedikit, mencicipi banyak, dan mencatat semuanya.
Kami memulai dari satu mesin sangrai kecil dan empat origin — Trawas, Semeru, Malang Dampit, dan Toraja Mamasa. Setiap kelompok biji disangrai dalam jumlah kecil supaya profilnya bisa dijaga, lalu diberi label yang jujur: asal, proses, jenis biji, dan catatan rasa yang benar-benar ada di cangkir.
Prinsip kami sederhana: label yang jelas membuat keputusan mudah. Karena itu setiap kemasan dan setiap halaman produk memakai bahasa yang sama — apa isinya, dari mana asalnya, dan bagaimana menyeduhnya.
Selain biji sangrai, kami memilih alat seduh yang benar-benar kami pakai di meja uji — dripper, grinder, timbangan — dan menuliskan panduannya di Journal supaya rutinitas di rumah tidak butuh peralatan laboratorium.