Saat label bertuliskan “melon, honey, citrus”, catatan itu menjelaskan asosiasi rasa yang dapat muncul saat kopi dicicipi. Catatan rasa membantu menggambarkan karakter kopi tanpa menganggap cangkirnya diberi sirup dengan rasa tersebut.

Cara paling mudah memakainya: jadikan kompas, bukan kontrak. Catatan bernuansa buah menandakan keasaman yang lebih hidup; cokelat dan kacang menandakan cangkir yang lebih bulat dan akrab.

Mulai dari tiga kelompok besar

Pada katalog saat ini, Trawas bergerak ke arah melon, honey, dan citrus. Semeru menggabungkan chocolate, brown sugar, dan green apple; Toraja Mamasa mempertemukan berry, almond, dan chocolate; sedangkan Robusta Malang Dampit menonjolkan dark chocolate dan black tea.

Kalau kamu baru mulai, pilih satu kopi dari kelompok yang paling akrab di lidahmu, lalu bandingkan dengan satu kopi dari kelompok lain pada metode seduh yang sama. Perbedaannya akan jauh lebih jelas daripada membaca sepuluh label.

Catatan rasa berubah mengikuti seduhan

Air yang lebih panas dan gilingan yang lebih halus cenderung menonjolkan kepahitan dan tubuh; suhu lebih rendah dan gilingan lebih kasar memberi ruang untuk acidity dan aroma. Jadi jika notes “green apple” atau “citrus” terasa terlalu tajam, periksa ekstraksi sebelum menyimpulkan labelnya keliru.